Home / MAF / Ikabarata Serahkan Tanda Tresna untuk Desa Banguncipto

Ikabarata Serahkan Tanda Tresna untuk Desa Banguncipto

Ini, merupakan momen yang bagus, terutama dalam mengamalkan gerakan tondo tresno yang menjadi program Badan Koordinasi Paguyuban Kulon Progo (Bakor PKP). Dalam semangat itu, Ikatan Keluarga Banaran Bantarjo (Ikabarata) Sentolo, menyerahkan talikasih untuk masyarakat Desa Banguncipto, di Lapangan Tambak Bantarjo, pagi tadi, Rabu, 1 Mei 2019.  

Dalam penyerahan tanda tresna (dibaca tondo tresno) berupa seragam kaos dan pelengkapan sepakbola itu, Ikabarata diwakili oleh Subardi yang juga Sekretaris Koni Kabupaten Kulon Progo. Juga, Babinsa Banguncipta, Hasta Yudianto.

Bola dan seragam sepak bola diterima langsung oleh Humam Sutopo, Kepala Desa Banguncipto, Sentolo, Kulon Progo. Seragam ini, menurut Pak Kades, bermanfaat apalagi kegiatan olahraga di Banguncipto rutin digelar.

Selama ini, memang banyak kegiatan olahraga dilakukan masyarakat. Termasuk senam kesegaran jasmani yang sekaligus menjadi ajang promosi pemasaran di ruko ruko sekitar pasar yang baru dibangun di sekitar Balai Desa Banguncipto.  Pusat niaga ini juga makin ramai karena bejejeran dengan Rumah Sakit Umum Nyi Ageng Serang dan Outis Centre.

Penyerahan tanda tresna ini, dihadiri tokoh masyarakat, ulama, dan para pejabat di lingkungan Desa Banguncipto. Selain ada Kepala Desa, tampk pula Dukuh Bantarjo, Ujik Sudaryati. Menurut Bu Dukuh, pihaknya sangat berterima kasih dengan tanda tresna ini. “Kita dukung semua kegiatan masyarakat Bantarjo, termasuk pengembangan industri tenun batik lurik asli Bantarjo,” ungkapnya.

Memberikan tanda tesna, bagi Ikabarata memang sudah menjadi agenda rutin. Meski sudah berganti-ganti pengurus, tak terhitung jumlah bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

“Sejak tahun 1971 itu kita sudah biasa memberi tanda tresna. Dulu masih jaman tradisional ya alat alat pelengkapan tradisional, bangun jembatan, hingga perlengkapan masjid, bedah jalan. Sekarang desa sudah maju bahkan sudah ada Dana Desa tentu tidak lagi mikir bantu untuk infrastruktur. Kalau ada rezeki Ikabarata ya bantu bantu pembinaan generasi muda penerus sekaligus mengingatkan bahwa oerantau ikabarata sejak dulu ada ditengah tengah masyarakat tempat wutah getih dilahirkan,” kata Supardiyo, salah seorang pengurus Ikabarata yang juga pengurus Bakor PKP.(kib)

About redaksi

Check Also

Iki Loh Swasono nek Isuk-isuk Mlaku Nang Mbantul

Isuk tansah iseh adem. Srengenge durong ngetoke raine. dadi suasana iseh ketok peteng.  Ning, aku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *