Home / PMD / Belabeliku dapat Perhatian Kemenkominfo

Belabeliku dapat Perhatian Kemenkominfo

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementrian Komunikasi dan Informatika mengapresiasi keberadaan situs belabeliku. Marketplace atau pasar daring itu dinilai bisa mendorong para pelaku usaha mikro  kecil dan menengah di Kulonprogo lebih tahu digital sekaligus mengembangkan usahanya.  

“Dilakukan bersama Pemerintah, sektor bisnis, dan UMKM. Saya apresiasi yang dilakukan Kabupaten Kulon Progo, hal ini bisa jadi contoh yang bagus, dari Kulon Progo, semua produk bisa terpasarkan secara menyeluruh ke Indonesia ini unik,”  ujar Semuel Abrijani Pangerapan.

Belabelikudotcom merupakan marketplace yang digagas Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk menampung pemasaran serta  penjualan produk UMKM di wilayahnya. Situs e-commerce itu dijalankan oleh Sumber Aneka Usaha yang merupakan kerja sama operasional (KSO) antara Perusahaan Daerah Aneka Usaha dengan PT Sumber Utama Fiber Indonesia (SUFI).

Keuntungan dari transaksi online menurutnya semua transaksi tercatat sehingga didapat data yang bisa diolah untuk mengetahui keinginan pasar. Data tersebut menjadi masukan bagi para produsen dalam perbaikan dan peningkatan kualitas maupun ragam produknya.

Hal ini dipandang sangat cocok dengan upaya pengembangan UMKM dan sejalan dengan visi pemerintah yang mentargetkan nilai transaksi online pada 2020 bisa tembus Rp1.800 triliun atau USD 130 miliar secara nasional. Sedang saat ini, nilainya baru di kisaran Rp 60 triliun dan diharapkan terus bertambah.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan cukup sulit bagi masyarakat di daerah, untuk go online tanpa kerja keras. Ini menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi dalam mengubah mindset masyarakat usaha dari sistem konvensional menjadi go online. Marketplace belabeliku.com diharapkannya bisa mendongkrak upaya perubahan pola pikir masyarakat tersebut dalam memasarkan produk.

Terkait kecukupan produksi dari UMKM untuk memenuhi permintaan pasar, diakui saat ini memang masih banyak yang belum cukup tinggi produksinya. Namun, ia meyakini marketplace itu akan membuat omzet mereka semakin meninggi. Bahkan, ada beberapa UMKM dengan potensi bagus yang keteteran melayani pesanan. (yad)

About redaksi

Check Also

Di Kulon Progo hari ini 1 warga Nanggulan, 3 warga Kokap dan 7 warga Wates dinyatakan positif Covid-19

Wates, Kabarno.com – Hari ini Selasa, 15 September 2020 Juru bicara penanganan Covid-19 Baning Rahayujati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *