Bela Beli-16: Perasaan Rendah Diri Masih Dominan

oleh -167 Dilihat
oleh

Posdaya harus berpikir, MEA ini betul-betul buas. Posdaya bisa jadi slilit binatang buas, yang tidak dapat diganyang  hanya ideologi, yang tidak bisa dikemahkemah

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sebagai peluang sekaligus ancaman.  Untuk itu masyarakat dan bangsa Indonesia harus siap menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi.

MEA dapat menjadi peluang ketika seluruh komponen masyarakat dan bangsa siap. Akan tetapi sebaliknya MEA jadi ancaman sangat serius kalau tidak siap bersaing menghadapi era persaingan bebas terbatas di kawasan ASEAN.  Semua tergantung masing-masing menyikapi,  berhadapan dengan kenyataan pahit  karena siap atau tidak siap kesepakatan itu sudah berlangsung.

Kesepakatan sudah berjalan, persiapan sudah tidak perlu dilakukan lagi.  Semua harus menghadapi kenyataan seluruh masyarakat dan bangsa sudah berada di medan pertempuran yang bernama MEA. Semua elemen bangsa harus berhadapan, tidak harus mempersiapkan diri karena akan tertinggal dengan laju perjalanan masyarakat dari berbagai bangsa.  Saatnya sekarang masyarakat dan bangsa Indonesia menghadapi era pasar bebas terbatas untuk bersiap mengadapi pasar bebas internasional.

Masyarakat dan bangsa Indonesia, tidak siap berhadapan dengan era pasar bebas yang sesungguhnya. Sebab Indonesia tidak memenuhi prasyarat berhadapan dengan produk barang dan jasa yang datang dari luar negeri. Mental minder berhadapan dengan semua yang datang dari luar negeri masih melekat kuat di pikiran masyarakat dan bangsa Indonesia.

Kebanggaan terhadap-barang yang datang dari luar negeri, perasaan rendah diri berhadapan dengan bangsa asing masih dominan.  Anggapan yang berkembang di masyarakat, semua produk luar negeri selalu unggul, baik dan memberikan manfaat.

Bangsa asing yang datang, selalu menempati posisi tertinggi. Perasaan rendah dan menganggap orang luar negeri lebih baik sehingga menempatkan diri sendiri tidak lebih baik sehingga merugikan kepentingan diri dan bangsa secara keseluruhan.

Padahal dalam banyak hal bangsa Indonesia memiliki keunggulan dibandingkan bangsa lain. Sejarah mencatat, banyak anak bangsa yang berhasil di luar negeri. Banyak warga negara Indonesia yang mampu menguasai bidang-bidang khusus  dan lebih unggul dari bangsa lain di manapun berada.

Di zaman silam, bangsa Indonesia unggul dalam banyak bidang kehidupan. Kerajaan Nusantara tampil sebagai imperium dunia yang menguasai wilayah di sekitarnya. Hal itu berarti ada kekuatan angkatan laut besar, manusianya bersemangat membangun kehidupan yang lebih baik.(bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.