Home / PMD / Ari Wantono warga Paingan Pengasih 2 tahun, berbaring dirumah karena sakit

Ari Wantono warga Paingan Pengasih 2 tahun, berbaring dirumah karena sakit

Pengasih.Kabarno.com – Ari Wantono 23 tahun, putra ke tiga dari Mbah Tugiman, warga RT 07 RW 4, Pedukuhan Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo mengalami sakit tidak sembuh sembuh lantaran 2 tahun lalu, Ari mengalami kecelakaan tabrak lari di Sedayu Bantul dan pingsan sampai sekarang belum sadarkan diri, dikatakan Tugiman Orang tua Ari, dirumahnya Sabtu, 18 Mei 2019.

” Sampun 2 tahun punika, anak kula mboten saget punapa punapa, maem kemawon kedah dipun blender, lan anggenipun badhe maem mawi selang.”

Orang tua Ari Wantono, Mbah Tugiman menambahkan keluarga sudah berupaya selama ini kurang lebih 17 bulan selalu memeriksakan ke dokter tetapi hasilnya juga belum didapatkan dan sampai sekarang ari dirumah dengan berbaring, selama ini Mbah Tugiman minta kepada dokter untuk merawat anaknya dan dengan biaya yang tidak sedikit menurutnya.

Kepala Desa Sendangsari Suhardi mengatakan sewaktu ketemu Kabarno.com di rumah Mbah Tugiman memberi bantuan untuk menyambung membeli obat, sebenarnya penyakit Ari Wantono memang tidak kelihatan, semenjak kecelakaan Ari Wantono siuman sampai sekarang belum sadarkan diri.

Pihak Pemerintah Desa tambah Pak Kades yang saat itu juga bersama Dukuh Paingan sudah berupaya untuk mencarikan jalan keluar, agar Ari Wantono dapat sembuh, namun hingga sekarang kondisinua tidak berubah.

Selanjutnya Keluarga dan Pemerintah Desa berharap kepada pembaca, mungkin berkenan membantu mencarikan jalan keluar untuk meringankan beban yang di derita Ari Wantono dan Keluarga sebab hingga saat ini keluarga sudah buntu, tidak ada jalan keluar harus kemana mengupayakan derita Ari Wantono. ( yah )

About yadi haryadi

Check Also

Warga Purwosari isolasi mandiri terdampak Covid dapat bantuan

Girimulyo, Kabarno.com – KSB Bhakti Purwosari bersama Babinsa Bhabinkamtibmas Kalurahan Purworasari, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *