Home / RJ / 3 Hari Menuju Pentas Duta Seni Kebumen

3 Hari Menuju Pentas Duta Seni Kebumen

Hari Minggu, 01 April 2018, tiga hari lagi, Kabupaten Kebumen siap menggelar pentas Duta Seni, di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Sebagaimana jadwal rutin tahunan bahwa di Anjungan Jawa Tengah setiap hari Sabtu dan Minggu di gelar Pentas Duta Seni dari berbagai Daerah / Kota di Jawa Tengah. Tidak terkecuali dengan Kabupaten Kebumen yang akan mengirim Duta Seninya untuk mementaskan Kesenian Khas Kebumen besok pada Hari Minggu 01 April 2018.

Sudah yang kesekian kali Duta Seni Kebumen tampil di Anjungan Jawa Tengah TMII, sepintas pengunjung cukup banyak dan terhibur dengan suguhan tampilan yang di gelar dari pukul 09.00 sd 12.00 WIB tersebut. Namun demikian apabila dicermati ada beberapa hal yang sekiranya dapat dilakukan penyempurnaan, bila tidak dapat dikatakan hal yang monoton selalu terjadi saat pementasan berlangsung.

Beberapa hal yang kiranya patut dievaluasi kembali diantaranya:

  1. Duta Seni Kebumen terkesan monoton dengan seringnya menampilkan Seni Ketoprak. Sementara seni di Kebumen sangat beragam semisal wayang kulit, wayang golek, cokekan, campursari, jamjaneng tradisional dan moderen, kuda kepang, cepetan, angguk gobang, angguk renteng, Jemblung dan masih ada beberapa kesenian lain yang bisa dipentaskan.
  2. Tamu Undangan, kalo Acara Duta Seni Kebumen dengan tamu Warga Kebumen di Perantauan ( Jabodetabek dan sekitarnya ) itu hal yang lumrah dan biasa, namun apabila Duta Seni Kebumen bisa mengundang, mendatangkan, menarik perhatian tamu / undangan / pengunjung dari warga daerah / kota lain bahkan dari mancanegara, ini tentu saja akan menjadi hal yang sangat luar biasa.
  3. Informasi kepada khalayak, selama ini informasi yang disebarkan hanya terbatas pada jadwal Duta Seni yang terpampang di depan Anjungan Jawa Tengah saja. Akan menjadi perhatian yang sangat mempesona bila informasi dan promosi dilakukan secara profesional dengan desain yang menarik melalui berbagai media yang ada baik cetak, elektronik maupun media sosial.
  4. Kerjasama dengan Sponsor yang benar benar mendukung kegiatan. Melirik dari beberapa Pagelaran Duta Seni Kabupaten / Kota lain, begitu banyak Sponsor yang terlibat, hingga untuk suguhan konsumsi bisa disampaikan secara gratis. Kabupaten Kebumen yang begitu banyak dengan aneka kuliner selalu saja hanya menampilkan mendoan ( khas Banyumas ) dan sate Ambal ( inipun dengan harga yang jauh lebih mahal dari di Ambal sendiri). Bukan bermaksud mencari gratisan, tapi andaikan Para Sponsor benar benar dirangkul saya kira bukan hal yang sulit untuk bisa mewujudkan itu semua.
  5. Adakan temu ramah tamah setelah acara usai antara Jajaran Birokrasi, Para Warga Kebumen di Perantauan, Team Duta Seni. Sambil lesehan, kepung ribung gaya kebumenan. Pejabat menyapa warganya yang selalu menyumbangkan uang hasil jerih payahnya saat pulang kampung lebaran. Buat mereka lebih bangga dengan Kebumen daerah nya, bumi kelahirannya. Juga bangga dengan pejabatnya. Bagaimanapun warga ini juga akan ikut menanggung beban moral ketika daearahnya ada muncul berita yang tidak sedap.

Ini hanyalah sekadar ide. Ide yang muncul dari mulainya ada rasa kebosanan ketika dari jauh datang ke lokasi pagelaran Duta Seni Kebumen dan pada akhirnya hanya itu dan itu saja yang ditemukan.

Salam Rahayu

About redaksi

Check Also

Jam 2 Mau, SMPN 4 Tambak & PPKP Baksos nang Sangkrek Kokap

Akhirnya, Bhakti Sosial dengan melakukan droping air bersih ke Dusun Sangkrek, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *