Home / KANGBARNO / 2 Pengurus PBSI Kulon Progo Ikut Turnamen Sahabat Ngopi II

2 Pengurus PBSI Kulon Progo Ikut Turnamen Sahabat Ngopi II

Tinggal 10 hari lagi, Turnamen Bulutangkis Sahabat Ngopi II yang bertajuk dokter Hasto Cup 2020, digelar. Semua persiapan sudah final. Menurut rencana, hari Sabtu nanti, akan dilakukan pengundian secara virtual.

Semua persiapan event yang dihelat Divisi Olahraga Forum Sahabat Ngopi Kulon Progo ini, lebih banyak digerakkan secara virtual. “Semua rapat panitia dilaksanakan lewat online. Nanti, pengundian peserta juga kita lakukan melalui aplikasi zoom, jadi sama sekali tidak ada kerumunan. Panitia sangat ketat menerapkan protokol Kesehatan,” ungkap Mbah Busro, Ketua Panitia turnamen ini.

Meski disebut turnamen, tapi pertandingan persahabatan ini, memang dibuat tidak ada kemeriahan. Menurut Heri Rudi, Wabub Kulon Progo di Jabodetabek (KPDJ) sistem pertandingan sudah dirancang supaya bisa jaga jarak. Ubo rampe protokol kesehatan kita siapkan. Tempat cuci tangan, handsanitizer, dan masker. Peserta wajib pakai masker, yang tidak pakai wajib beli di tempat dan langsung dipakai. Yang mbandel kita persilahkan tidak masuk GOR. Masker hanya dibuka saat peserta bertanding,” tegasnya.

Peserta, tambah Mbah Yatno Alimonsa yang merupakan Sesepuh KPDJ, juga diatur berdasarkan jam pertandingan. Yang belum jamnya tidak boleh masuk GOR. “Jadi yang ada di area lapangan hanya panitia dan peserta yang sedang bertanding. Penonton tidak ada. Yang ingin memberikan dukungan, bisa nonton lewat live streaming. Nanti yang ngatur acara secara live ada, termasuk disediakan hadiah untuk penonton yang ada di rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, turnamen persahabatan antar perantau, alumni, dan paguyuban Kulon Progo di Jabodetbek ini, terus mendapatkan perhatian masyarakat Kulon Progo. Dukungan, tidak hanya terlihat pada antusiasme peserta, tapi mereka yang ingin memberi support sponsorship.

Dari sisi peserta, yang menarik, Pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kulon Progo juga mengirimkan utusan. “Pak Aris dan Pak Sholeh akan ikut main. Ini pasti menarik, karena beliau-beliau itu termasuk jagonya Kulon Progo,” jelas Mbah Ali.

Pak Aris, tambah Mbah Alimonsa, adalah Ketua 2 Pengkab PBSI Kulon Progo. Pengurus 2 itu, membidangi kepelatihan, pertandingan, dan perwasitan. Sementara itu, di Pengda PBSI DIY, Aris dipercaya masuk di bidang pertandingan. Sedagkan jabatan fungsionalnya Referee Lisensi Pengprov DIY.“Nanti Pak Aris akan berpasangan dengan Pak Sholeh yang juga pengurus PBSI Kulon Progo,” demikian tutur Mbah Yatno Alimonsa.

Muhammad Sholeh memang bukan orang baru di bidang bulutangkis. Lulusan SD Bojong Dan SMP Bendungan ini, bisa disebut tokoh bulutangkis. Saat ini, juga mengelola GOR badminton selain ikut aktif menyelenggarakan sejumlah turnamen.

Lulusan SMAN 1 Wates tahun 1996 dan Fakultas Teknik Sipil UGM itu, adalah pecinta bulutangkis yang fanatic. Lulus kuliah, Pak Sholeh merantau ke Jakarta dan bekerja di perusahaan kontruksi. Tapi tahun 2010, beralih profesi menjadi pengusaha baja dengan mendirikan Bangun Baja Perkasa.

Empat tahun menetap di Serpong Tangeran, Pak Sholeh memutuskan pulang kampung. Di Kulon Progo, aktivitasnya berada di sekitar olahraga. Selain sebagai Kasie Usaha dan Dana Pengkab PBSI KUlon Progo, ia juga Ketua Forum Tepok Bulu Jogjakarta.

Turnamen Sahabat Ngopi seri II yang akan digelar tanggal 17-18 Oktober 2020 itu, memang menjadi ajang silaturahmi antar pecinta bulutangkis. Ini adalah event lanjutan setelah turnamen bulutangkis Sahabat Ngopi I, sukses digelar pada momentum peringatan kemerdiaan, Agustus lalu.

“Kali ini, kita mengambil momentum HUT Kabupaten Kulon Progo yang ke-69. Setelah ini, Sahabat Ngopi yang merupakan komunitas kreatif warga Kulon Progo di perantauan, akan terus berkreasi demi kemajuan bersama. Menurut rencana, kita buat turnamen di Kulon Progo akhir tahun nanti,” kata Sutrisno Yulianto, salah seorang penggagas forum Sahabat Ngopi.

Seperti diketahui, forum Sahabat Ngopi diinisiasi oleh tujuh warga Kulon Progo di perantuan. Selain ada Sutrisno Yulianto yang asli Paliyan (Temon), ada Suyatno Alimonsa yang asli Tlogolelo (Kokap). Ada juga personil yang termuda, Heri Rudi Atmoko. Heri adalah kelahiran Salam 3 Plumbon yang saat ini menjadi Wakil Bupati KPDJ.

Selain itu, ada Nursamsir yang asli Pendoworejo, Nanggulan. Sementara itu, wakil dari Kapenewon Pengasih ada tiga: Sutomo, Mad Rais dan Irwan  yang berasal dari Kalurahan Tawangsari, Kapenewon Pengasih.

Dari sisi keseharian, tujuh penggagas forum Sahabat Ngopi yang kemudian menyebut dirinya sebagai Wongpitu berasal dari lintas profesi. Sutrisno Yulianto adalah pemilik Sahabat Akademika Indonesia (Sain) yang serius melakukan berbagai pelatihan dan pendampingan bisnis. Mbah Yatno adalah pengusaha sekaligus Sesepuh KPDJ. Heri Rudi yang juga tokoh KPDJ, adalah anak muda dengan penguasaan teknologi informasi sangat baik.

Selanjutnya ada Sutomo yang alumni STMN Wates. Pak Tomi merupakan Fouder Deltaplotter yang merupakan perusahaan di bidang teknologi. Sementara itu, Mad Rais yang pernah sekolah di SMPN Sogan, adalah pemberdaya masyarakat dan entrepreneur. Lalu, Irwan yang selama ini dikenal sebagai Founder Kabarno.com dan Koranpelita.com, merupakan praktisi komunikasi dan sosial branding.(pitu)

About redaksi

Check Also

Hasil Turnamen Sahabat Ngopi Cup, Ini Bibit Bulutangkis Kulon Progo dari Perantauan

Gelaran Turnamen Bulutangkis Sahabat Ngopi II selesai digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu kemarin. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *